Yaman Putus Kabel Internet

admin

Yaman Putus Kabel Internet

Yaman Putus Kabel Internet, Dunia Internasional Mengecam

Yaman telah mengalami pemadaman internet total sejak 4 Desember 2022, setelah kabel bawah laut yang menghubungkannya ke dunia luar terputus. Pemadaman ini telah memutus akses informasi bagi jutaan orang Yaman, termasuk jurnalis, aktivis hak asasi manusia, dan pekerja kemanusiaan.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengecam pemadaman internet di Yaman, dengan mengatakan bahwa hal tersebut merupakan pelanggaran terhadap hak asasi manusia. Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyerukan agar akses internet segera dipulihkan.

Amerika Serikat juga mengecam pemadaman internet di Yaman. Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken mengatakan bahwa pemadaman tersebut adalah "serangan terhadap rakyat Yaman" dan "pelanggaran jelas terhadap hak asasi manusia."

Uni Eropa juga mengecam pemadaman internet di Yaman. Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell mengatakan bahwa pemadaman tersebut "tidak dapat diterima" dan "melanggar hak asasi manusia dasar."

Hingga saat ini, belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas pemutusan kabel bawah laut tersebut. Namun, para ahli percaya bahwa kelompok pemberontak Houthi, yang menguasai sebagian besar wilayah Yaman, kemungkinan besar berada di balik pemutusan ini.

Pemadaman internet di Yaman telah memiliki dampak yang buruk terhadap kehidupan masyarakat. Banyak orang tidak dapat berkomunikasi dengan keluarga dan teman-teman mereka, dan tidak dapat mengakses informasi tentang dunia luar. Pemadaman ini juga telah mengganggu bisnis dan perdagangan, dan membuat sulit bagi pekerja kemanusiaan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

PBB dan komunitas internasional menyerukan agar akses internet di Yaman segera dipulihkan. Namun, belum jelas kapan pemadaman ini akan berakhir.

Tags

Related Post

Leave a Comment