The Apa Yang Disebut Dengan Serum Mengapa Pemberian Serum Termasuk Imunisasi Pasif

admin

The Apa Yang Disebut Dengan Serum Mengapa Pemberian Serum Termasuk Imunisasi Pasif

Serum: Apa Itu dan Mengapa Pemberian Serum Termasuk Imunisasi Pasif

Serum adalah bagian cairan darah yang tersisa setelah sel-sel darah dan faktor pembekuan dihilangkan. Serum mengandung berbagai macam protein, hormon, vitamin, mineral, dan zat-zat lainnya. Serum juga mengandung antibodi, yang merupakan protein yang diproduksi oleh sistem kekebalan tubuh untuk melawan infeksi.

Pemberian serum merupakan salah satu bentuk imunisasi pasif. Imunisasi pasif adalah pemberian antibodi yang sudah jadi kepada seseorang untuk memberikan perlindungan terhadap infeksi tertentu. Antibodi ini dapat berasal dari serum hewan (misalnya, kuda atau sapi) atau dari serum manusia (misalnya, dari donor yang telah sembuh dari infeksi tertentu).

Pemberian serum dapat dilakukan untuk mencegah atau mengobati infeksi. Serum yang diberikan sebagai pencegahan biasanya diberikan sebelum seseorang terpapar pada infeksi. Serum yang diberikan sebagai pengobatan biasanya diberikan setelah seseorang terinfeksi, tetapi sebelum infeksi menjadi parah.

Pemberian serum memiliki beberapa keuntungan:

  • Serum dapat memberikan perlindungan terhadap infeksi dengan cepat.
  • Serum dapat digunakan untuk mencegah atau mengobati infeksi yang belum ada vaksinnya.
  • Serum dapat digunakan untuk mengobati infeksi yang parah dan mengancam jiwa.

Namun, pemberian serum juga memiliki beberapa risiko:

  • Serum dapat menyebabkan reaksi alergi.
  • Serum dapat mengandung virus atau bakteri yang dapat menyebabkan infeksi baru.
  • Serum dapat mengandung zat-zat yang dapat merusak organ tubuh.

Oleh karena itu, pemberian serum harus dilakukan oleh dokter yang berpengalaman dan hanya setelah mempertimbangkan dengan seksama potensi manfaat dan risiko.

Beberapa contoh pemberian serum yang umum dilakukan adalah:

  • Pemberian serum antitetanus untuk mencegah tetanus.
  • Pemberian serum antirabies untuk mencegah rabies.
  • Pemberian serum antidifteri untuk mencegah difteri.
  • Pemberian serum antibodi monoklonal untuk mengobati infeksi virus Ebola.

Pemberian serum merupakan salah satu cara penting untuk mencegah dan mengobati infeksi. Namun, pemberian serum harus dilakukan dengan hati-hati dan hanya setelah mempertimbangkan dengan seksama potensi manfaat dan risiko.

Tags

Related Post

Leave a Comment