Niat Makan Sahur Puasa Rajab

admin

Niat Makan Sahur Puasa Rajab

Niat Makan Sahur Puasa Rajab

Puasa Rajab adalah salah satu puasa sunnah yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Puasa ini dilaksanakan pada bulan Rajab, yaitu bulan ketujuh dalam kalender Islam. Puasa Rajab memiliki banyak keutamaan, di antaranya dapat menghapus dosa-dosa kecil, meningkatkan pahala, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Untuk melaksanakan puasa Rajab, seorang Muslim harus memiliki niat terlebih dahulu. Niat adalah keinginan yang kuat untuk melakukan sesuatu. Niat puasa Rajab harus diniatkan sebelum waktu sahur tiba.

Berikut ini adalah bacaan niat makan sahur puasa Rajab:

نويت صوم غدٍ عن أداء سنة رجب لله تعالى

Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i sunnati rajaba lillahi ta’ala

Artinya : "Saya niat berpuasa sunnah bulan Rajab esok hari karena Allah Ta’ala."

Niat puasa Rajab juga dapat dilafalkan dalam bahasa Indonesia, sebagai berikut:

"Saya niat berpuasa sunnah bulan Rajab besok hari karena Allah SWT."

Niat puasa Rajab dapat diucapkan secara lisan atau dalam hati. Namun, lebih afdal jika dilafalkan secara lisan. Niat puasa Rajab juga dapat diucapkan sebelum atau sesudah makan sahur. Namun, lebih baik jika diucapkan sebelum makan sahur.

Setelah membaca niat puasa Rajab, seorang Muslim dapat memulai makan sahur. Sahur merupakan waktu makan terakhir sebelum memulai puasa. Sahur sangat penting untuk dilakukan karena dapat memberikan energi bagi tubuh selama berpuasa.

Makanan yang dikonsumsi saat sahur sebaiknya yang mengandung banyak nutrisi dan serat. Makanan tersebut dapat membuat tubuh merasa kenyang lebih lama dan tidak mudah lapar selama berpuasa.

Setelah selesai makan sahur, seorang Muslim harus segera tidur agar dapat bangun tepat waktu untuk melaksanakan salat Subuh. Salat Subuh merupakan salat wajib yang harus dilaksanakan oleh setiap Muslim pada awal waktu.

Demikian pembahasan tentang niat makan sahur puasa Rajab. Semoga artikel ini bermanfaat bagi para pembaca.

Tags

Related Post

Leave a Comment