Apa Akibat Jika Nelayan Menggunakan Pukat Harimau Untuk Menangkap Ikan Di Laut

admin

Apa Akibat Jika Nelayan Menggunakan Pukat Harimau Untuk Menangkap Ikan Di Laut

Akibat Penggunaan Pukat Harimau oleh Nelayan terhadap Ekosistem Laut

Penggunaan pukat harimau oleh nelayan untuk menangkap ikan di laut memiliki dampak yang sangat merusak terhadap ekosistem laut. Pukat harimau adalah alat tangkap ikan yang terbuat dari jaring besar yang berbentuk seperti kantong dan ditarik oleh dua atau lebih kapal. Jaring ini dapat menyapu seluruh dasar laut dan menangkap semua jenis ikan, termasuk ikan-ikan kecil dan ikan-ikan yang sedang dalam masa pemijahan.

Berikut adalah beberapa akibat penggunaan pukat harimau terhadap ekosistem laut:

  1. Menangkap Ikan Secara Tidak Selektif

Pukat harimau menangkap ikan secara tidak selektif, artinya semua jenis ikan, baik yang berukuran besar maupun kecil, baik yang sedang dalam masa pemijahan maupun tidak, akan ditangkap oleh pukat harimau. Hal ini menyebabkan populasi ikan-ikan kecil dan ikan-ikan yang sedang dalam masa pemijahan menurun drastis, yang dapat mengganggu keseimbangan ekosistem laut.

  1. Merusak Habitat Laut

Pukat harimau juga dapat merusak habitat laut. Saat pukat harimau ditarik di sepanjang dasar laut, ia dapat merusak terumbu karang, padang lamun, dan habitat laut lainnya. Hal ini dapat menyebabkan hilangnya keanekaragaman hayati di laut dan mengganggu keseimbangan ekosistem laut.

  1. Menyebabkan Bycatch

Bycatch adalah istilah yang digunakan untuk ikan-ikan yang tidak diinginkan yang ditangkap oleh pukat harimau. Bycatch ini biasanya dibuang kembali ke laut dalam keadaan mati atau sekarat. Hal ini dapat menyebabkan peningkatan jumlah sampah di laut dan mengganggu keseimbangan ekosistem laut.

  1. Menyebabkan Overfishing

Penggunaan pukat harimau dapat menyebabkan overfishing, yaitu penangkapan ikan secara berlebihan. Hal ini terjadi karena pukat harimau dapat menangkap ikan dalam jumlah yang sangat besar dalam waktu yang singkat. Overfishing dapat menyebabkan populasi ikan-ikan tertentu menurun drastis, yang dapat mengganggu keseimbangan ekosistem laut.

  1. Menimbulkan Konflik Sosial

Penggunaan pukat harimau juga dapat menimbulkan konflik sosial antara nelayan tradisional dan nelayan yang menggunakan pukat harimau. Nelayan tradisional biasanya menggunakan alat tangkap yang lebih ramah lingkungan dan tidak merusak habitat laut. Namun, nelayan yang menggunakan pukat harimau dapat menangkap ikan dalam jumlah yang lebih besar dan dengan biaya yang lebih rendah. Hal ini dapat menyebabkan persaingan yang tidak sehat antara kedua kelompok nelayan tersebut.

Oleh karena itu, penggunaan pukat harimau oleh nelayan untuk menangkap ikan di laut harus dihentikan. Pemerintah harus melarang penggunaan pukat harimau dan memberikan dukungan kepada nelayan tradisional agar mereka dapat menggunakan alat tangkap yang lebih ramah lingkungan dan tidak merusak habitat laut.

Tags

Related Post

Leave a Comment